HARDDISK

HARD DISK

Pengertian & komponen Harddisk

Hard disk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen elektronik lainnya. Hard disk menggunakan piringan datar yang disebut dengan platter, yang pada kedua sisinya dilapisi dengan suatu material yang dirancang agar bisa menyimpan informasi secara magnetis. Platter-platter tersebut disusun dengan melubangi tengahnya dan disusun pada suatu spindle. Platter berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi yang dikendalikan oleh spindle motor yang terhubung pada spindle. Alat elektromagnetik baca tulis khusus yang bernama head terpasang pada slider dan digunakan untuk menyimpan informasi ke dalam piringan atau membacanya. Slider terpasang di atas arm, yang kesemuanya terhubung secara mekanis pada suatu kumpulan tunggal dan tersambung pada permukaan piringan melalui suatu alat yang disebut dengan actuator. Selain itu ada juga logic board mengatur aktifitas komponen-komponen lain dan berkomunikasi dengan PC.

Setiap permukaan pada satu platter bisa menampung sekitar sepuluh milyar bit data yang diorganisasikan pada suatu “potongan” yang lebih besar dengan alasan kemudahan, dan memungkinkan pengaksesan informasi dengan lebih mudah dan cepat. Setiap platter memiliki dua head, satu di atas dan satu lagi di bawah, sehingga hard disk dengan dua platter memiliki empat permukaan dan empat head. Setiap platter menyimpan informasi dalam lingkaran-lingkaran yang disebut dengan track. Kemudian tiap track “dipotong-potong” lagi menjadi beberapa bagian yang disebut dengan sector, yang mana masing-masing sector menampung informasi sebesar 512 bytes.

Seluruh hard disk harus dibuat dengan tingkat presisi yang sangat tinggi karena komponen-komponennya berukuran sangat kecil. Bagian terpenting dari hard disk harus ditempatkan pada suatu tempat yang tidak bisa dimasuki udara untuk memastikan tidak ada benda asing yang masuk dan menempel pada permukaan platter yang bisa menyebabkan kerusakan head.

Tingkatan Harddisk

Hard disk IDE mempunyai 4 tingkatan kelas, masing-masing Ultra DMA/33, Ultra DMA/66, Ultra/100, dan Ultra DMA/133. DMA singkatan dari Direct Memory Access yang berfungsi untuk meningkatkan transfer data. Maksud Ultra DMA/33 adalah daya transfer rata-ratanya 33 MBps. Jadi,Ultra DMA/133 sama dengan transfer datanya 133 MBps. IDE yang terbaru menggunakan SATA {serial ATA} yang sebelumnya menggunakan paralel ATA. Penggunaan hard disk jenis SATA masih sedikit dan mahal, tetapi kecepatan transfernya lebih cepat daripada paralel ATA.
Hard disk lambat laun mengalami peningkatan dalam hal kapasitas penyimpanan data. Pada masa Windows 3.1, penggunaan hard disk dengan ukuran 300 MB sudah cukup. Pada Windows 98,hard disk dengan ukuran 8.3 GB sudah lebih dari cukup. Untuk pemakaian hard disk yang intensif, ukuran tersebut sangat kurang, apalagi menggunakan OS yang baru dan program yang baru pula. Mungkin untuk ukuran standar, hard disk yang dipakai sekarang adalah 20 GB atau lebih tergantung kebutuhan anda.
Kecepatan putar hard disk bermacam-macam, antara lain 5400 RPM, 7200 RPM, atau lebih. Putaran yang dihasilkan hard disk yang memiliki RPM 7200 lebih bising daripada 5400 RPM, akibatnya hard disk menjadi lebih cepat panas. Anda memerlukan kipas pendingin untuk mendinginkan dan menjaga peranti ini dapat hidup bertahan lama.

Fungsi

Hard disk adalah suatu devise dari PC yang berfungsi sebagai media penyimpanan data dan juga termasuk dalam salah satu memory eksternal dari sebuah PC. Hardisk disini mempunyai peranan yang cukup penting dalam komputer. Karena merupakan media penyimpanan dari Operating System dari komputer. Seperti Windows maupun Linux. .Fungsi utama harddisk adalah sebagai media penyimpanan atau storage data secara permanen. di dalam PC tersebut, lalu OS itu sendiri. Hard disk merupakan salah satu komponen yang menentukan kinerja PC. Semakin cepat hard disk bekerja, semakin cepat pula transfer yang dihasilkan.

Cara kerja

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut. Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam driver tersebut.

Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan "seek time". Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan "drive latency". Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya.

Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuahdata.


Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut seleai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

Sejarah Perkembangan Harddisk

hd1.jpgHarddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head Gambar 1 : Evolusi Teknologi Hardisk Menurut IBM

baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan tahun 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.

Trend Perkembangan HardDisk

Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :

a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan

Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.

b. Struktur head baca/tulis

Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.

Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi. Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor. (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2. Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).

Kecepatan Putar Disk

Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.

Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berberda :

hd3.jpg

Kapasitas

hd4.jpgKapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer biasa. Pada tiap piringan penyimpan terdapat satu head. Untuk menjangkau tengah pinggir piringan digunakan sliders sebagai perantaranya.

Teknologi Harddisk masadepan

Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde MHz bahkan GHz.

Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC Server untuk melayani request dari client akan meningkat.

Berikut Ini Beberapa Rangkuman Referensi Singkat Mengenai Hard Disk ;

INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics) ;

standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan teknologi ini teta p ada.Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih 80 pininterface yang bottleneck dan menghambat panas

SCSI (Small Computer Standard Interface)

Kecapatan 160 mb/detik Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide)Menggunakan card tersendiriMB teknologi baru sudah menyertakan card SCSInya .

SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID,sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa HD.

RAID (Redudancy Array of Independent Disk), merupakan sekumpulan diskdrive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal.Recovery dan security menjadi prioritas.

RAM

A. Pengertian Memory / RAM

Random access memory, RAM adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori.

Kata “memory” digunakan untuk menggambarkan suatu sirkuit elektronik yang mampu untuk menampung data dan juga instruksi program. Memory dapat dibayangkan sebagai suatu ruang kerja bagi komputer dan memory juga menentukan terhadap ukuran dan jumlah program yang bisa juga jumlah data yang bisa diproses. Memory terkadang disebut sebagai primary storage, primary memory, main storage, main memory, internal storage.

Pengertian lain : RAM (Random-Acces Memory) merupakan salah satu jenis memory internal yang menentukan kemampuan sebuah komputer. Memory internal (Internal Memory) bisa disebut juga memory utama (main memory) dan memory primer (primary memory). Komponen ini berfungsi sebagai pengingat.

Ada beberapa macam tipe dari memory komputer, yaitu:

§ random access memory (RAM)

§ read only memory (ROM)

§ CMOS memory

§ virtual memory

Memori berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang beroperasi atau diolah. Semakin besar kapasitas memori akan meningkatkan kemapuan komputer tersebut. Memori diukur dengan KB atau MB. Umumnya aplikasi atau data yang akan diakses pada storage di load terlebihdahulu ke dalam memory agar selanjutnya dapat diakses lebih cepat olehprocessor. Sedangkan banyaknya data yang dapat dikirim ke processor per detiknyabiasa disebut bandwidth, sebagai contoh memory PC400 mampu mengirimkan data dari memory sebanyak 3200MB/s (FSB x lebar data/8 = 400MHz x (64bit/8) ).Artinya semakin tinggi bandwidth semakin cepat dan banyak data yang dikirim ke processor.

Setiap peralatan memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda-beda. Misalkan saja sebuah komputer yang masih menggunakan operating system lama contohnya Windows 98, maka RAM yang dibutuhkan tidak akan sebesar komputer yang menggunakan Windows XP sebagai operating system-nya.

Selain operating system, aplikasi yang dijalankan pun sangat bergantung kepada RAM. Semakin berat aplikasi yang akan dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar. Karena pada RAM-lah untuk sementara aplikasi atau data yang tengah Anda akses tersimpan.

Sedangkan untuk membeli sebuah RAM, bukan bobot saja yang akan menjadi pertimbangan utama. Tapi juga ada aspek lain yang tidak kalah pentingnya harus ikut dipikirkan. Seperti kecepatan, tipe, jenis soket, dan motherboard yang digunakan.

Karena saat ini, selain setiap aplikasi memiliki kebutuhan sistem yang berbeda-beda, kehadiran RAM pun sudah sangat beragam. Sedangkan harganya semakin hari semakin terjangkau. Teknologi yang ada pada RAM pun terus berkembang. Mulai ditemukannya DDR, sistem dual-channel, sampai saat ini yang masih sangat baru yaitu DDR2.

Belum lagi kecepatannya yang juga semakin lama semakin cepat. Dari hanya 66 MHz sampai kini telah mencapai 600 MHz. Begitu pula dengan kapasitas. Sepuluh tahun yang lalu RAM 8 MB masih sangat mudah ditemukan, tetapi sekarang RAM ini sangat sulit ditemui. Para penjual perangkat komputer lebih banyak menawarkan RAM dengan memory minimal 128 MB per kepingnya. Betapa langkah yang sangat jauh telah dilalui RAM dalam perkembangannya.

Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data. Kebanyakan dari RAM disebut sebagai barang yang volatile. Artinya adalah jika daya listrik dicabut dari komputer dan komputer tersebut mati, maka semua konten yang ada di dalam RAM akan segera hilang secara permanen.

Karena RAM bersifat temporer dan volatile, maka orang menciptakan suatu media penyimpanan lain yang sifatnya permanen. Ini biasanya disebut sebagai secondary storage. Secondary storage bersifat tahan lama dan juga tidak volatile, ini berarti semua data atau program yang tersimpan di dalamnya bisa tetap ada walaupun daya atau listrik dimatikan. Beberapa contoh dari secondary storage ini misalnya adalah magnetic tape, hardisk, magnetic disk dan juga optical disk.

RAM pada PC bermacam-macam, antara lain :

· DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.

· SDRAM (Synchronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang paling umum digunakan pada PC masa sekarang. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tanggi dari pada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

·

· SRAM (Statik RAM) adalah jenis memory yang tidak perlu penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat didalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari pada DRAM.

· RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memory yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM. Memory ini bias digunakan pada system yang menggunakan Pentium 4.

· EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memory yang digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Cocok untuk yang memiliki bus dengan kecepatan sampai 66 MHz.

·


B. Fungsi Memory / RAM

Memori berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang beroperasi atau diolah. Semakin besar kapasitas memori akan meningkatkan kemapuan komputer tersebut. Memori diukur dengan KB atau MB. Umumnya aplikasi atau data yang akan diakses pada storage di load terlebih
dahulu ke dalam memory agar selanjutnya dapat diakses lebih cepat oleh
processor. Sedangkan banyaknya data yang dapat dikirim ke processor per detiknya
biasa disebut bandwidth, sebagai contoh memory PC400 mampu mengirimkan data
dari memory sebanyak 3200MB/s (FSB x lebar data/8 = 400MHz x (64bit/8) ).
Artinya semakin tinggi bandwidth semakin cepat dan banyak data yang dikirim ke
processor. Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data.

Kebanyakan dari RAM disebut sebagai barang yang volatile. Artinya adalah jika daya listrik dicabut dari komputer dan komputer tersebut mati, maka semua konten yang ada di dalam RAM akan segera hilang secara permanen. Karena RAM bersifat temporer dan volatile, maka orang menciptakan suatu media penyimpanan lain yang sifatnya permanen. Ini biasanya disebut sebagai secondary storage. Secondary storage bersifat tahan lama dan juga tidak volatile, ini berarti semua data atau program yang tersimpan di dalamnya bisa tetap ada walaupun daya atau listrik dimatikan. Beberapa contoh dari secondary storage ini misalnya adalah magnetic tape, hardisk, magnetic disk dan juga optical disk.

RAM terdiri dari sekumpulan chip. Chip-chip ini mampu untuk menampung:

§ Data untuk diproses,

§ Instruksi atau program, untuk memproses data,

§ Data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device, secondary storage atau juga communication device,

§ Instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem computer.

Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan terlebih dahulu di main memory, khususnya di RAM yang merupakan memori yang dapat di akses, artinya dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer

C. Cara Kerja Memory / RAM

Jika komputer dianalogikan sebuah perpustakaan, maka RAM adalah petugas perpustakaan bagian depan. Coba Anda perhatikan gambar. Dalam sebuah komputer, ada beberapa ruang penyimpanan ruang paling belakang adalah ruang penyimpanan terakhir, yaitu harddisk. RAM sendiri terletak pada ruang penyimpanan yang berada tepat di depan harddisk. RAM merupakan tempat penyimpanan sementara.

Semua data yang ada pada RAM merupakan data yang sedang berjalan atau sedang digunakan atau baru saja selesai digunakan. Semua data disusun bagaikan buku dalam rak. Ada yang disebut baris ada juga yang disebut kolom. Hal ini untuk memudahkan pencarian dan peletakan.

Untuk dapat beroperasi, RAM membutuhkan memory controller yang biasanya disediakan oleh motherboard. Jika RAM dianalogikan sebagai ruang penyimpanannya, maka memory controller berperan sebagai petugas perpustakaan. Dalam kerjanya, seorang pustakawan akan dibantu dengan tangga yang memudahkannya menuju rak yang diinginkan. Untuk lebih jelasnya kerja dalam RAM akan digambarkan sebagai berikut:

1. Seorang pustakawan akan mencari dahulu lokasi buku, baik yang akan diambil maupun yang akan diletakkan.

2. Lalu si pustakawan akan mendorong tangga ke kolom yang dimaksud.

3. Kemudian dengan bantuan tangga tadi si pustakawan akan pergi menuju baris rak tempat buku akan diambil/diletakkan.

4. Setelah itu balik ke mejanya, tentu saja dengan buku-buku yang diambil (jika memang kepergiannya adalah untuk mengambil buku).

5. Dan yang terakhir adalah menyerahkan buku itu pada orang yang akan meminjamkannya.

Waktu yang dibutuhkan untuk sebuah memory controller (pustakawan dalam sebuah perpustakaan) dalam melakukan kerjanya akan membuat penyampaian data jadi tertunda.

Oleh sebab itu, dalam memilih RAM ada beberapa hal yang harus menjadi bagian dari pertimbangan, antara lain adalah kecepatan RAM itu sendiri.

Apa itu DRAM dan Bagaimana Cara kerjanya ?

Kita semua tentu sudah tidak asing lagi dengan peripheral computer satu ini. Dynamic Random Access Memory atau yang sering disingkat DRAM, merupakan salah satu komponen utama untuk membangun sebuah PC (Personal Computer). Kinerja system PC pun sangat dipengaruhi oleh kualitas Memory yang digunakan. Lalu apa saja yang mempengaruhi kualitas sekeping Memory? Bagaimana cara memilih Memory yang sesuai dengan system yang kita gunakan? Pertanyaan yang seringkali dilontarkan orang awam ketika ingin membeli sekeping memory. Kali ini kita akan membahas lebih jauh mengenai istilah-istilah yang berkaitan dengan DRAM, Bagaimana sekeping DRAM bekerja dalam system PC, serta factor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kinerjanya.

Dynamic random access memory (DRAM), Sama hal nya dengan prosesor, sebuah chip memory terbuat dari rangkaian jutaan transistor dan kapasitor. Sepasang transistor dan kapasitornya membentuk sebuah sel memory yang mewakili satu bit data, dapat berupa data 0 ataupun 1.DRAM bersifat volatile, artinya data-data yang tersimpan di dalamnya akan hilang jika aliran listrik terputus.Cara kerja DRAM dapat dianalogikan seperti sebuah “ember bocor” yang harus di isi terus menerus agar tidak kosong.

ember-copy.jpgAnalogi Ember Bocor

Untuk dapat menyimpan bit ‘1’ pada sel memory, kapasitor di isi dengan electron, sementara itu untuk menyimpan bit ‘0’, kapasitor dikosongkan. Sebuah kapasitor hanya mampu menyimpan electron selama beberapa milidetik saja. Oleh karena itu ,Sebuah sel memory perlu di refresh secara terus menerus agar 1 bit yang tersimpan didalamnya tidak hilang. Proses refresh pada sel memory ini berlangsung ribuan kali dalam satu detik. Dari proses refresh yang terus menerus inilah nama “Dynamic RAM” diperoleh.

Susunan sel-sel memory pada sebuah chip berbentuk array dua dimensi. Jumlah sel memory dalam sebuah Chip DRAM adalah 4096 baris dan 1024 kolom. Untuk mengakses baris, baris dan kolom pada chip, memory memiliki beberapa control signal.

Control signal tersebut antara lain :

· RAS (Row Access Strobe)

Mengaktifkan alamat baris yang di akses

· CAS (Column Access Strobe)

Mengaktifkan kolom yang akan diakses

· WE (Write Enable)

Controller dapat menuliskan data ke memory

· CS (Chip Select)

Mengaktifkan memory agar bisa di baca dan ditulisi.

· BA0,BA1(Bank Address)

Menentukan memory bank yang akan di akses.

Arsitektur DRAM

RAM terbuat dari rangkaian gabungan antara transistor dengan kapasitor dengan jumlah yang sangat banyak sebagai komponen utamanya, di samping komponen-komponen lain yang bertugas menunjang kerja kapasitor dan transisitor tersebut. Masing-masing transistor dipasang-pasangkan dengan kapasitor untuk membangun sebuah sel memory, yang setiap satu selnya berarti memuat satu bit data. Yaitu, berupa angka satu atau nol. Jika dalam sel memory ini kapasitor berperan sebagai pemegang data, maka transistor berperan sebagai stekernya yang mengizinkan memory control untuk membaca atau mengubah data pada kapasitor.

Pada kapasitor untuk menyimpan angka satu, maka kapasitor harus dialiri oleh elektron. Sedangkan untuk menyimpan nilai nol, elektron dalam kapasitor di kosongkan. Namun tidak semudah itu elektron dalam kapasitor akan tetap tersimpan. Sebab jika dianalogikan, meskipun kapasitor mampu menampung elektron, kapasitor seperti layaknya gayung bolong yang isinya akan terus hilang jika tidak diisi. Oleh sebab itu, untuk kapasitor tetap mampu menyimpan angka bernilai satu. Kapasitor harus terus diberikan elektron. Jika tidak dalam beberapa millisecond elektron dalam kapasitor akan habis. Pengisian elektron kembali membutuhkan waktu. Waktu ini sendiri dikenal dengan sebutan refresh operation. Kebutuhan kapasitor akan refresh inilah yang membuat RAM (yang menggunakan kapasitor ini) dinamakan Dynamic RAM (DRAM). Sebab jika refresh ini tidak terjadi, maka kapasitor akan lupa dengan apa yang dipegangnya. Namun, proses refresh inilah yang memperlambat kerja RAM.

Proses refresh RAM dilakukan bukan oleh RAM, melainkan oleh memory controller yang ada pada Motherboard atau oleh processor. Pada saat memory controller selesai membaca apa yang diberikan RAM, maka memory controller menuliskan kembali pada RAM. Proses penulisan kembali ke RAM inilah yang disebut refresh operation.

Jenis-jenis RAM Berdasarkan cara kerja:

1. Dynamic RAM (DRAM)

§ Fast Page Mode DRAM (FPM DRAM)

§ Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)

§ Synchronous DRAM (SDRAM)

§ Rambus DRAM (RDRAM)

§ Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)

§ Untuk video :

o Video RAM (VRAM)

o Windows RAM (WRAM)

o Synchronous Graphic RAM (SGRAM)

2. Static RAM (SRAM)

Berdasarkan Module:

1. Single Inline Memory Module (SIMM)

Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 sehingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan Pentium dan beroperasi pada 32 bit. Kecepatan dirujuk mengikuti istilah ns (nano second) seperti 80ns, 70ns, 60ns dan sebagainya. Semakin kecil nilainya maka kecepatan lebih tinggi. DRAM (dynamic RAM) dan EDO RAM (extended data-out RAM) menggunakan SIMM. DRAM menyimpan bit di dalam suatu sel penyimpanan (storage sell) sebagai suatu nilai elektrik (electrical charge) yang harus di-refesh beratus-ratus kali setiap saat untuk menetapkan (retain) data. EDO RAM sejenis DRAM lebih cepat, EDO memakan waktu dalam output data, dimana ia memakan waktu di antara CPU dan RAM. Memori jenis ini tidak lagi digunakan pada komputer akhir-akhir ini .

2. Double Inline Memory Module (DIMM)

Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur (synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. dan terdapat dalam dua kecepatan iaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133).

3. RIMM (Rambus)

Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU dari Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan. Juga dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit bukan 64 bit. Pada saat ini terdapat DRDRAM berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan RIMM (Rambus inline memory module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar 4.2gb setiap saat pada kecepatan 1066MHZ.

Berdasarkan jumlah pin: 30 pin, 72 pin, 168 pin. Berdasarkan kecepatannya (nanosecond)

Terdapat beberapa jenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :

1. FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory)

Adalah RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.

2. EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz

3. BEDO RAM (Burst EDO RAM)

RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.

4. SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.

5. RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.

6. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

KETERANGAN :

DIMM

Chip-chip DRAM dirangkai pada sebuah modul papan sirkuit yang dinamakan DIMM(Dual Inline Memory Module). DIMM untuk DDR mampu menghantarkan data sepanjang 64bit.Ada 2 tipe DIMM jika dilihat dari bentuk fisik. Yakni DIMM single sided dan double sided. DIMM single sided atau yang lebih sering disebut Memory single sided adalah memory yang chip memorynya hanya terpasang di satu sisi DIMM, biasanya memiliki 8 IC atau 4IC. Sedangkan memory double sided yang kedua sisinya penuh diisi IC, biasanya 16 IC. Ada pula memory light double sided, yakni memory module yang memiliki IC di kedua sisinya namun tidak penuh terisi(16 IC) melainkan hanya 8 IC. Secara arsitektur, memory light double sided termasuk kategori single sided.

SDRAM

Sychronous Dynamic Random Access Memory(SDRAM) merupakan teknologi RAM yang sampai saat ini masih dipergunakan secara luas oleh desktop PC dan teknologinya masih terus dikembangkan oleh vendor-vendor chip memory. SDRAM menggunakan kelebihan dari konsep burst mode untuk meningkatkan kinerja RAM secara signifikan. Dalam mengakses satu data, pointer tetap berada dalam satu satu baris(row) yang mengandung bit yang akan di baca, kemudian terus berpindah kolom sambil membaca bit yang ada didalam kolom yang dilewati. Kecendrungan data yang dibutuhkan oleh CPU akan tersusun berurutan dalam RAM, sehingga metode pengaksesan ini lebih cepat dari metode sebelumnya yakni EDO RAM.Sebuah modul SDRAM memiliki 164 Pin. Transfer rate maksimum SDRAM menuju L2 cache diperkirakan sebesar 1064MBps untuk SD RAM PC 133.
sdram.jpg
Gambar SDRAM

DDR-SDRAM

DDR adalah singkatan dari Double Data Rate , DDR SDRAM merupakan perkembangan lebih lanjut dari SDRAM,menggunakan arsitektur yang serupa dengan SDRAM, hanya saja berjalan dengan bandwith yang lebih tinggi. Secara fisik sebuah modul DDR SDRAM memiliki 184 Pin. Lebih banyak dari pada SDRAM, sehingga dapat berjalan dalam bus speed yang lebih tinggi. Selain bus speed yang lebih tinggi, mendengar istilah “double data rate” tentu kita sudah dapat menerka bahwa DDR adalah SDRAM yang data ratenya di gandakan. Lalu bagaimana proses pelipatgandaannya? Sebuah DDR SDRAM dalam kondisi optimal mampu menghantarkan data dua kali lipat menuju prosesor pada waktu yang bersamaan. Clock memory sebenarnya merupakan sinyal listrik yang berada di antara dua level voltase yakni voltase Low dan voltase high. Pada SDRAM, data dihantarkan ke prosesor pada saat sinyal berpindah dari Low ke High. Sementara itu pada DDR, Data berpindah tidak hanya berpindah pada sinyal low menuju high, tetapi juga memindahkan data ketika sinyal high kembali ke sinyal low. Sehingga dalam satu clock cycle,DDR menghantarkan data sebanyak dua kali.

DDR-SDRAM
Gambar DDR SDRAM

RDRAM

Satu lagi teknologi DRAM yang muncul ketika awal berkembangnya prosesor Intel P4. Rambus Dynamic Random Access Memory adalah sebuah perubahan radikal pada arsitektur DRAM. Nama Rambus berasal dari perusahaan “Rambus”, perusahaan yang menemukan teknologi RDRAM. Rambus in-line Memory Module (RIMM) memiliki ukuran dan konfigurasi pin yang sama dengan DIMM hanya saja ada sedikit perbedaan desain slot. RDRAM menggunakan Rambus Channel sebagai data bus yang mampu berjalan pada data rate sebesar 800MHz, merupakan DRAM tercepat pada masa RDRAM ditemukan. Teknologi Rambus Channel mengharuskan memory ini ditancapkan berpasangan pada slot RIMM agar dapat beroperasi. Chip RDRAM juga lebih panas jika dibandingkan dengan SDRAM oleh karena itu RDRAM selalu dilengkapi dengan heat spreader. Karena RDRAM dimonopoli oleh Rambus, harga RDRAM menjadi kurang ekonomis. Sehingga Intel yang pertamakali menggunakan RDRAM pada platform Pentium 4, beralih ke DDR-SDRAM yang lebih ekonomis.

SO-DIMM

Bagi pengguna Notebook pasti sudah tidak asing lagi dengan peripheral yang satu ini. Tepat sekali , SO-DIMM (Small Outline Dual Inline Memory Module) merupakan form factor memory yang berukuran kecil dan diperuntukkan bagi notebook. Selain SO-DIMM terdapat pula SO-RIMM untuk RDRAM berukuran mini, hampir semua teknologi pada memory desktop desktop seperti SDRAM, DDR-SDRAM, juga diterapkan pada SO-DIMM.

Transfer Rate

Pernahkah Anda mendengar istilah SDRAM PC133, DDR-SDRAM PC2700, atau DDR-SDRAM 400? Lalu dari mana angka-angka itu berasal, apa artinya? Seperti yang telah dijelaskan di awal, DIMM untuk DDR memiliki panjang bit sebesar 64bit. 8 bit = 1 byte , maka DDR-DIMM memiliki lebar sebesar 8 byte. Dengan mengetahui Memory Bus dan lebar data DIMM, maka transfer rate sekeping DIMM dapat di hitung. Transfer rate merupakan hasil perkalian dari Memory BUS dan panjang bit pada DIMM yang sebelumnya telah diubah ke satuan byte. Misalnya DDR-SDRAM 333 berapakah transfer ratenya? 333MHz * 8 = 2664 , dibulatkan menjadi 2700. Artinya DDR333 atau DDR PC2700 memiliki transfer rate sebesar 2700MBps.

memory Bus(MHz)

Double Data Rate(MHz)

Panjang Bit (dalam satuan byte)

Transfer Rate (dalam satuan MBps)

100

200

8

1600

133

266

8

2100

166

333

8

2700

200

400

8

3200

Penentuan Memory Bus juga tidak dilakukan seenaknya dan sembarangan. JEDEC (Joint Electron Device Engineering Council) Sebuah konsorsium yang terdiri dari produsen-produsen chip memory, bersama-sama menetapkan standarisasi untuk Bus Memory, kapasitas, form factor dan konektor untuk memory PC.

Dual-Channel Memory

Dengan menggunakan dual-channel, maka RAM dapat bekerja dua kali lebih cepat. Mengapa dapat lebih cepat? Sebab dengan menggunakan sistem dual-channel, maka sistem akan mentransfer data pada data bus yang nilainya dua kali lipat. Untuk memory DDR yang menggunakan data bus 64-bit. Jumlah bit-nya akan menjadi 128-bit. Dan untuk RDRAM yang menggunakan data but 16-bit, akan berubah menjadi 32-bit.

Hanya saja, dual-channel ini tidak dapat dilakukan sembarangan. Bagi yang akan menggunakan RAM DDR, maka motherboard-nya juga harus mendukung sistem ini. Jika tidak, maka dual-channel tidak dapat digunakan. Sedangkan untuk yang akan menggunakan RDRAM, tidak hanya motherboard-nya saja yang berbeda, tetapi bentuk RAM-nya pun berbeda. Bagi yang akan memasangkan RDRAM dual-channel, maka RAM-nya tersebut harus memiliki pin sebanyak 242 pin. Berbeda dengan RDRAM single-channel yang menggunakan RDRAM dngan jumlah pin hanya 184 pin.

Dan hal lain yang patut lagi dilihat adalah kecepatan, ukuran, dan merk harus sama. Memang saat ini sudah tersedia motherboard yang mampu menjalankan sistem dual-channel dengan merk memory yang berbeda, tapi ada sebaiknya jika Anda tidak melakukan ini sekarang sebab keandalan sistem yang seperti ini belum sepenuhnya terbukti dapat diandalkan. Karena biasanya setiap RAM dengan produsen berbeda memiliki karakteristik berbeda juga. Sehingga jika dipaksakan untuk bekerja sama akan terjadi ketidakkompakan.

Sebenarnya teknologi ini bukan terdapat pada memory, melainkan pada motherboard. Sebuah motherboard yang mendukung dual channel memory technology, akan membentuk dua kanal memory masing-masing sebesar 64 bit sehingga jika fitur ini diaktifkan, memory pada system akan memiliki bandwith dua kali lipat. Dengan bandwith lebih besar, maka kecepatan CPU mengakses memory akan menjadi lebih cepat dan mempercepat kinerja keseluruhan system. Untuk mengaktifkan fitur dual channel memory pada motherboard, diperlukan satu pasang memory. Dua keping RAM dapat dikatakan sepasang jika memiliki kapasitas yang sama, ECC( error checking and correction ) yang sama, serta bentuk fisik (single atau double sided) yang sama. Jika criteria di atas terpenuhi, tetapi kedua keping memory yang akan dipasangkan memiliki bus yang berbeda, maka system akan tetap berjalan dengan Patokan bus yang terendah. Beberapa produsen memory mempermudah penerapan dual channel memory dengan menyediakan penjualan memory yang sepasang(paired). Namun hal ini bukan berarti memory yang tidak sepasang tidak dapat beroperasi pada teknologi dual channel. Pengaktifan fitur dual channel memory ini dapat memberikan kenaikan performa system sampai dengan 50%.

single-channel-memory.jpg

Pada Single Channel Memory,hanya ada satu Kanal 64 bit antara chipset dan Memory

dual-channel-memory.jpg

Pada System Memory dual channel, terdapat dua memory bus masing masing sebesar 64 bit, sehingga bandwith antara chipset dan memory menjadi dua kali lipat.

Memory Latency

Selain transfer rate dan memory bus, hal lain yang tidak kalah pentingnya dalam menentukan kecepatan sekeping memory adalah Memory Latency, atau dikenal juga dengan sebutan timing memory. Ketika sebuah permintaan untuk membaca memory diberikan, memory tidak dapat langsung memberikan output data secara actual. Delay antara request dan actual output inilah yang dikenal dengan sebutan Latency pada memory. Latency diukur dengan clock cycle. Semakin kecil latency yang dimiliki satu modul memory, maka semakin cepat memory tersebut memproses request.Ketika chip memory diakses, maka yang pertama kali dilakukan adalah mengaktifkan row, kemudian mengakses kolom-kolom di dalam row tersebut, setelah itu row di “deactivate” dan controller berpindah ke row selanjutnya. Begitu selanjutnya sampai keseluruhan array memory cell di akses. Berikut ini beberapa latency yang dikenal pada memory.

· RCD(Row to Colomn delay)

Latency ketika perpindahan controller pada active row menuju kolom yang akan di akses, biasanya sekitar 2 sampai 3 clock cycle.

· CAS Latency (Column Access Strobe Latency)

Latency ketika berpindah kolom di dalam active row. Pada DDR biasanya 2 atau 2,5 atau kadangkala 3 clock cycle dan pada SDR 2 atau 3 clock cycle.

· RP(RAS Precharge)

Penundaan sebelum mengakses baris baru, ketika baris lama sudah di “deactivate”.

· RAS(Row Access Strobe Latency)

Merupakan delay minimum chip aktif menunggu precharge. 5,6, atau 7 clock cycle.

· Command Rate

Delay sebelum chip yang dipilih diakses, 1 atau 2 clock cycle.

Misalnya sebuah memory memiliki timing 2,3,3,5 1T, maka dapat diartikan CAS Latency = 2,tRCD =3, tRP = 3, tRAS = 5, dan command rate 1T. Memory yang memiliki timing ketat (kecil) dapat memiliki performance yang luar biasa, biasanya dibuat dari chip memory pilihan seperti Winbond BH5, Winbond UTT , Samsung TCCD, Micron, dll. Beberapa produsen memory juga memproduksi memory low latency dengan kemasan khusus dan tentu saja dengan harga yang khusus pula. Memory low latency banyak digunakan untuk tweaking system dan overclocking.

SPD

Serial Presence Detect (SPD) adalah sebuah serial EEPROM (Electrical Erasable and Programmable Read Only Memory) berupa chip kecil dengan 8 pin ,terpasang pada DIMM dan berfungsi menyimpan informasi penting DIMM antara lain : Tipe Memory (DDR/SDR), Jumlah memory Bank , Lebar Data, antarmuka Voltase , RAM Cycle Time , ECC/non ECC, CAS Latency, tRAS, tRCD, tRP, JEDEC ID CODE , Part Number, Lokasi pembuatan. Data yang tersimpan pada SPD bersifat non volatile.

spd.jpg

SPD , menyimpan informasi penting sekeping DIMM

DDR2

Untuk memenuhi kebutuhan bandwith yang semakin lama semakin besar, DDR dirasa kurang memadai. JEDEC memutuskan untuk membuat standarisasi DDR baru dengan nama DDR2. Dengan memory bus diatas 400MHz(bus tertinggi untuk DDR) , DDR2 diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bandwith memory untuk computer high saat ini.

Bandwith yang dihasilkan DDR2 memang lebih tinggi, namun timing memory yang dimiliki tidak seketat DDR-SDRAM.

Setelah sukses DDR di pasaran, saat ini masyarakat TI akan dimanjakan lagi dengan munculnya sebuah teknologi baru dalam RAM, yaitu DDR2. Yang sekiranya akan diperkenalkan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Seperti apa detailnya tentang DDR ini belum banyak yang dapat dibicarakan. Namun yang pasti kehadirannya adalah untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki oleh DDR versi sebelumnya, seperti:

Energi: DDR2 membutuhkan energi setengah lebih kecil dari energi yang dibutuhkan DDR biasa beroperasi, sehingga dapat mengurangi panas pada komputer. Apalagi pada notebook yang secara otomatis juga akan lebih menghemat baterai.

High clock speed: DDR2 menggunakan clock speed awal sebesar 400 MHz. Nilai ini juga masih bisa di tingkatkan menjadi 800 MHz. Ketahanan: Dengan DDR2, Anda dapat memiliki satu keeping 2 GB dan dipasangkan pada single bank module.

Karena daya tahan DDR2 masih lebih baik dari DDR biasa.

· Ukuran: Dari segi ukuran, DDR2 juga masih lebih kecil dibandingkan DDR biasa.

· Teknologi koneksi: DDR2 menggunakan teknologi koneksi yang dinamakan Ball Grid Array (BGA), yang belum digunakan pada DDR biasa.

Kehadiran DDR2 memang sangat mengembirakan, namun bukan berarti Anda harus buru-buru membuang komputer lama Anda atau menunda membeli komputer baru. Sebab kehadirannya masih sangat lama, di samping itu kehadiran teknologi RAM yang ada saat ini masih sangat mencukupi untuk sebagian besar kebutuhan kita. Oleh sebab itu, jangan terlalu terburu-buru membuang komputer lama Anda.

ddr2-copy.jpg

Kecepatan

Perkembangan teknologi RAM telah berkembang dengan sangat pesat. Hal ini tentu saja mempengaruhi kecepatan RAM itu sendiri. Pada saat SDRAM diperkenalkan, dengan clock speed (kecepatan putaran) 66 MHz, SDRAM ini mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 533 MB/det. Lalu seiring dengan clock speed yang bertambah kencang, kecepatan pengantaran datapun menjadi semakin cepat.

Untuk SDRAM dengan clock speed 133 MHz, data yang dihantarkan dapat mencapai 1,066 GB/det. Setelah SDRAM, muncul jenis RAM baru yang dinamakan DDR. DDR yang kali pertama muncul, memang memiliki clock speed yang sama dengan SDRAM yaitu 100 MHz, tetapi meskipun sama kecepatan pengantaran datanya jauh lebih besar DDR. Hal ini disebabkan dalam satu putarannya DDR melakukan sekaligus dua pekerjaan (pengoperasionalan). Berbeda pada SDRAM yang hanya melakukan satu pengoperasionalan. Hasilnya: pada DDR dengan clock speed 100 MHz, data yang dihasilkan dapat mencapai 2,1 GB/det. Nilai inilah yang menjadi alasan mengapa DDR ini disebut DDR dengan tipe PC2100.

Sampai saat ini, nilai maksimal yang diakui oleh The JEDEC Solid State Technology Association, sebuah asosiasi yang bertanggung jawab tentang standar memory ini adalah nilai yang dimiliki oleh DDR400 PC3200, yaitu 3,2 GB/det. Padahal saat ini ada beberapa produsen RAM yang menawarkan RAM dengan kecepatan yang jauh lebih besar lagi. Seperti Corsair, Kingston, Mushkin, dan beberapa produsen lainnya sudah ada yang berani menawarkan DDR dengan tipe PC3700 dan PC4000 yang masing-masing sanggup menghantarkan data dengan kecepatan 3,7 GB/det dan 4 GB/det. Sayangnya, DDR ini masih sulit dicari di pasaran, khususnya di Indonesia.

DDR dengan kecepatan tinggi tersebut sangat cocok digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan para gamers dan untuk para pengguna yang sangat sering menggunakan sistem overclock. Karena DDR dengan kecepatan tinggi ini mampu menangani pengoperasian yang membutuhkan panas tinggi, seperti penerapan overclocking.

Teknologi RAM

Berbicara tentang kecepatan sangat dipengaruhi oleh jenis dari RAM itu sendiri. Dan dari waktu ke waktu teknologi ini terus saja berkembang. Saat ini, banyak PC yang telah menggunakan RAM DDR dengan kecepatan yang terus saja ditingkatkan. Namun sebenarnya, ada jenis RAM lain yang perkembangannya tidak terlalu terdengar memiliki kecepatan yang jauh lebih cepat dari DDR. Bahkan jika dibandingkan dengan DDR PC4000 sekalipun. RAM ini dinamakan RDRAM.

RDRAM memang sangat jarang dibicarakan dan penggunaanya pun jarang diperuntukkan untuk perorangan atau PC workstation biasa. RDRAM lebih banyak ditujukan untuk server atau user lain yang memang sangat membutukan memory berkecepatan tinggi.

Kualitas yang dimiliki oleh RDRAM mengakibatkan harganya sangat tinggi. Dan untuk mencarinya pun tidak semudah SDRAM atau DDR. RDRAM menggunakan modul yang disebut RIMM. Berbeda dengan modul yang dimiliki SRAM atau DDR yang menggunakan transfer data secara paralel pada data bus 64-bit. RDRAM menggunakan transfer data secara serial pada data bus 16-bit.

RDRAM yang paling umum digunakan adalah RDRAM yang memiliki kecepatan 1,6 GB/det. RDRAM ini lebih dikenal dengan sebutan RIMM1600.

Sedangkan RDRAM yang menggunakan data bus 16-bit saat ini sudah dapat mencapai kecepatan 2,4 GB/det (RIMM2400).

Sedangkan untuk jenisnya, RDRAM ada dua macam yang pertama adalah yang bekerja pada data bus 16-bit dan yang kedua adalah RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit. Jika RDRAM yang bekerja pada data bus 16-bit memiliki jumlah pin sebanyak 184 pin dan diperuntukkan untuk sistem single-channel, maka RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit memiliki jumlah pin sebanyak 242 pin, dan diperuntukkan bagi sistem dual-channel. Serta satu lagi yang menjadi ciri khas dari RDRAM adalah adanya fasilitas yang dapat menjaga agar memory tidak panas.

Sebenarnya dari performa mungkin tidak jauh berbeda, namun untuk beberapa sistem menggunakan RDRAM akan sangat mendukung terlebih lagi server. Oleh sebab itu, yang paling banyak menggunakan RDRAM adalah server.

Bagaimana dengan Ukurannya?

Bagaimana dengan ukurannya? Apakah penambahan ukuran RAM dapat ikut mempercepat kerja komputer? Jawabannya: Ya! Tentu saja. Bayangkanlah hal seperti ini: jika ruang bagian depan perpustakaan Anda semakin besar, tentu saja buku yang dapat keluar-masuk dapat semakin banyak, bukan? Sehingga seorang pustakawan tidak selalu harus mencari buku lain (yang tidak muat di depan) ke bagian gudang/belakang, yang tentu saja akan memakan waktu lebih lama lagi.

Lalu berapa besar RAM yang tepat untuk komputer Anda? Tergantung pada apa yang akan Anda kerjakan dengan komputer tersebut. Untuk menjalankan satu operating system seperti Windows XP, Anda membutuhkan RAM sebesar 128 MB, lalu jika Anda menjalankan aplikasi untuk browsing, misalnya dengan IE, Anda membutuhkan tambahan RAM lagi, lalu untuk buka e-mail dengan Express, akan bertambah lagi, dan yang terakhir untuk menjalankan aplikasi Office akan bertambah lagi 128 MB belum lagi data yang dibuka. Itu tadi hanya aplikasinya saja. Maka untuk kebutuhan itu saja, Anda harus menyediakan memory minimal 256 MB. Sedangkan jika Anda menjalankan aplikasi multimedia yang sangat berat jumlah ini akan bertambah berkali-kali lipat. Oleh sebab itu, dalam membeli memory perhatikan sekali kebutuhan Anda dengan komputer tersebut nantinya.

Single atau Dual Bank?

Meletakkan memory pada sebuah motherboard sangat mudah, namun sebelumnya perhatikan dahulu slot yang disediakan. Ada beberapa motherboard yang hanya menyediakan satu slot RAM saja atau biasa yang disebut Single Bank, namun banyak juga memory yang menawarkan motherboard dengan Dual Banks, bahkan ada juga yang menawarkan tiga sampai empat banks.

Biasanya motherboard yang menyediakan tiga slot RAM. Membagi dua slotnya, satu khusus digunakan untuk sistem Single Bank dan dua untuk digunakan untuk Dual Bank. Jangan hanya memperhatikan slot yang disediakan, perhatikan juga modul meng-upgrade komputer, maka memperhatikan modul RAM Anda sangat penting. Sebab jika modul berbeda dengan RAM yang akan dibeli, maka RAM tersebut tidak akan dapat digunakan. Modul pada RAM berbeda-beda.

Jumlah pin dan ukuran fisik sebuah RAM akan mempengaruhi modul dari RAM itu sendiri. Contoh saja modul RDRAM dengan SDRAM, keduanya tentu saja berbeda. Begitu pula dengan RAM yang digunakan pada notebook. RAM pada notebook memiliki jumlah pin yang jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah pin RAM yang digunakan pada PC maupun server. Perbedaan modul yang dimiliki oleh RAM ini mempengaruhi cara penyampaian datanya (transfer data oleh RAM itu sendiri). Biasanya yang sangat membedakan modul yang satu dengan modul yang lainnya adalah jumlah pin, yang mana semakin banyak maka bentuk fisik RAM akan semakin panjang. Dan tidak hanya panjang saja yang berbeda, lebar RAM pun kadang juga berbeda pada tiap modulnya.

Oleh sebab itu, ketika Anda akan membeli sebuah RAM baru perhatikan motherboard yang digunakan. Ini sangat penting, agar RAM yang dibeli nantinya akan dapat maksimal digunakan.

Error Checkin

Pada boks atau kotak-kotak RAM biasanya ada tulisan “ECC suport”. Apa yang dimaksud dengan ECC? ECC adalah singkatan dari Error Corection Code. RAM yang memiliki ECC support berarti dapat memperbaiki error yang dialami dengan sendirinya. Bagaimana caranya? Pada setiap 8-bit data dalam RAM, terdapat tambahan bit data lagi yang memang sengaja digunakan untuk melakukan error checking dan melakukan error correction.

Seberapa banyak nilai bit-nya, tergantung pada besar bus yang digunakan. ECC juga mampu mendeteksi jika ada lebih dari satu bit error. Namun error semacam ini sangat jarang, dan biasanya akan sulit diperbaiki. Sedangkan yang umum itu biasanya hanya ada satu kesalahan pada bit. Inilah yang mungkin mampu diperbaiki oleh ECC.

Selain ECC, ada juga RAM yang hanya dilengkapi dengan fasilitas error checking saja. Jika menggunakan RAM ini pada saat kesalahan atau error terjadi, maka komputer tidak akan melakukan hal apapun tidak seperti dengan ECC yang akan memperbaikinya. Dengan RAM ini data akan ditanggalkan dan sistem akan mencoba lagi untuk memproses ulang.

Metode yang digunakan untuk melakukan proses pengecekan kesalahan (error) ini dinamakan parity. Parity ada dua macam: Even parity dan Odd parity.

Sistem kerja parity ini, yaitu dengan menggunakan satu tambahan bit pada setiap 8-bit data. Satu bit tersebut akan berguna sebagai acuan atau yang nantinya akan menentukan apakah terjadi kesalahan atau tidak dalam RAM. Perbedaan antara odd parity dan even parity hanya nilai acuannya saja. Sedangkan proses keseluruhannya adalah sama. Proses pengecekan parity pada RAM biasa dengan RAM yang memiliki fasilitas ECC berbeda. Jika pada ECC digunakan lebih dari satu bit data (tergantung bus), sedangkan pada pengecekan biasa hanya menggunakan satu buah bit data saja.

Tetapi pada saat sekarang ini biasanya RAM tidak lagi dilengkapi dengan error checking, karena memory controller yang ada pada motherboard model sekarang sudah mengambil alih proses pendeteksian ini. Sedangkan untuk RAM yang memiliki fasilitas ECC dapat digunakan maupun tidak tergantung pada pengaturan Anda dalam BIOS. Dan biasanya pengaturan yang menggunakan ECC dilakukan pada komputer-komputer yang digunakan sebagai server. Untuk mengetahui apakah sebuah RAM memiliki kemampuan ECC atau tidak, Anda dapat memperhatikannya pada bagian kotak RAM yang dibeli atau lihat secara jelas spesifikasi yang dimiliki oleh RAM tersebut.

Meningkatkan Performa

Bagi Anda yang tidak ingin direpotkan oleh urusan atur mengatur kecepatan, Anda dapat memanfaatkan kecepatan otomatis yang ditawarkan oleh komputer Anda, lewat BIOS-nya. Namun jika ingin melakukan sendiri pengaturan kecepatan ini, Anda juga dapat melakukannya melalui BIOS.

Caranya tidak sulit, hanya saja perhatikan baik-baik RAM yang Anda gunakan. Jika Anda memasang satu RAM atau dua RAM yang sama, maka pada bagian RAM dalam BIOS. Anda dapat menentukan pengaturan Memory Timingsnya pada pilihan by SPD.

Sedangkan jika RAM yang digunakan tidak sama, maka ikutilah ketentuan dari keping RAM yang paling lambat. Jika Anda melakukan sebaliknya (mengatur dengan keping RAM yang paling cepat), maka komputer Anda akan berjalan dengan tidak stabil.

Apa saja yang dapat ditentukan dalam BIOS, lihat saja tabelnya. Perlu diingat bahwa masing-masing RAM memiliki kemampuan maksimal masing-masing. Jangan terlalu memaksakan untuk meng-overclock RAM di luar kemampuannya. Sebab jika hal ini dipaksakan, akan kurang baik hasilnya pada kesehatan komputer Anda sendiri nantinya.

Biasanya keterangan ini tersedia pada boks memory yang Anda beri. Misalnya pada boks tersebut akan muncul angka seperti berikut: 2-3-3-7-1T. Maka ini artinya, 2 untuk nilai CAS Latency, 3 untuk nilai penundaan RAS ke CAS (tRCD = timing RAS-CAS Delay), 3 nilai RAS yang akan diisi kembali (tRP = timing RAS Precharge), 7 Aktivasi untuk pengisian RAS kembali (tRAS = timing RAS), lalu 1T nilai command rate.

Sedangkan caranya masuk ke dalam BIOS harus dilakukan pada saat awal-awal Anda menyalakan komputer, sebelum layar operating system berjalan, tekanlah tombol F2. Maka Anda akan masuk ke dalam BIOS komputer.

Sedangkan dalam setiap keping RAM, kapasitor-kapasitor tersebut disusun ke dalam bentuk wafer (bayangkan saja biskuit wafer yang biasa Anda makan). Yang setiap baris disebut wordlines dan setiap kolomnya disebut bitlines. Persimpangan antara baris dan kolomnya merupakan alamat dari sel memory itu sendiri. DRAM bekerja dengan mengirimkan tegangan pertama melalui kolom-kolom untuk mengkatifkan kapasitor-kapasitor yang ada pada setiap kolom. Lalu pada saat penulisan, pada baris akan dapat diketahui berapa nilai elektron yang hasrus dimiliki oleh kapasitor-kapasitor tersebut.

Sedangkan pada saat proses pembacaan terjadi, maka sebuah sensor akan membaca nilai tegangan yang ada pada masing-masing kapasitor. Jika pada kapasitor masih terdapat lebih dari 50% tegangan, maka kapasitor akan dianggap memegang nilai satu. Sedangkan jika tegangannya turun kurang dari 50%, maka akan dianggap kapasitor memegang nilai nol.